Apa kabar sahabat kisah nyata semua, dalam posting kisah nyata telah posting tentang kisah sayyidina Ali kelik kisah sayyidina Ali bin Abu Thalib untuk baca yang sebelumnya. Dan kali ini kisah nyata akan posting tentang
Kisah nyata "melihat diri dalam cermin"
Ketika itu ada seorang laki-laki yang tekun beribadah dimasa mudanya. Selama dua puluh tahun lamanya dia tekun beribadah. Tapi selama dua puluh tahun juga diberbuat maksiat.
Disaat usianya mencapai empat puluh tahun dan jenggotnya mulai memutih, dia mulai berfikir dan mengambil sebuah cermin yang ada disampingnya, lalu ia melihat dirinya dalam cermin tersebut dan memandangi bayangannya. Setelah itu dia menangis dan sesekali membersihkan cermin serta melihat bayangan wajahnya yang sudah tidak tampan lagi serta kerut-kerut wajah yang sudah tampak.
Sambil menangis dia berdoa
"Ya Allah, ya Tuhanku, aku taat beribadah kepada-Mu selama dua puluh tahun lamanya dan aku juga melakukan maksiat selama dua puluh tahun tahun. Apabila aku pulang menghadap-Mu, sudikah Engkau menerimaku?".
Kisah nyata "melihat diri dalam cermin"
Lalu tiba-tiba dari suatu arah dia mendengar suara.
"Engkau telah mencintai-Ku, maka Aku pun akan mencintaimu Engkau telah meninggalkan-Ku, maka Aku pun membiarkanmu. Tapi bila kamu ingin kembali lagi kepada-Ku, maka Aku pun akan menerimanya".
Setelah mendengar suara tersebut, maka dia langsung bertaubat dan memohon ampun kepada Allah Ta'ala. Selain itu hari-harinya selalu diisi dengan beribadah dan menghabiskan sisa umurnya untuk taat hanya kepada Allah Ta'ala.
Demikian lah cerita Kisah nyata "melihat diri dalam cermin" semoga kita bisa mengambil hikmahnya
Home » Archive for December 2011
kisah Sayyidina Ali bin Abu Thalib
Kisah kepandaian sayyidina Ali
Salah seorang dari Khulafaur Rasyidin yang pandai dan berani beliau adalah Ali bin Abi Tholib. Beliau adalah Khalifah ketiga setelah Abu Bakar, Umar bin Khattap, dan Usman bin Affan. Dan beliau juga termasuk Assabiqunal awwalun, yaitu orang yang pertama masuk islam.
Pada suatu hari datanglah seseorang mengkritik beliau
"Wahai Amirul Mu'minin! Bagaimana pemerintahan anda saat ini mengapa banyak terjadi kekacauan dan perselisihan di daerah-daerah, dan apa sebabnya? Setelah tuan menjabat sebagai Khalifah keadaan Negara tidak bisa seaman dan setentram dulu".
Kisah kepandaian sayyidina Ali
Dengan kepandaian yang dimiliki, maka beliau pun dapat mengetahui bahwa orang tersebut hanya antar kritik saja tetapi tak mampu berbuat sesuatu demi kemajuan bangsanya.
Maka secara diplomatis Khalifah Ali menjawab.
"Tentu saja sebab pada masa khalifah sebelum aku rakyat hanya terdiri atas orang-orang seperti aku, maka aman dan tentramlah Negara ini. Namun sebaliknya, saat aku menjabat sebagai khalifah, rakyat terdiri atas orang-orang seperti kamu, maka rusaklah Negeri ini" kata Sayyina Ali sambil tersenyum.
***Kisah kepandaian sayyidina Ali
***